Terduga pelaku penembakan 2 warga Malinau Seberang Kecamatan Malinau Utara akhirnya diamankan Polres Malinau. Terduga, oknum warga Desa Kelapis tersebut diamankan Polres setelah menyerahkan diri, Selasa (5/9) kemarin.
“Sekarang sedang dalam proses pemeriksaan,†ungkap Kapolres Malinau AKBP Wiwin Firta, Selasa (5/9) sore kemarin.
Menurut dia, pemeriksaan dilakukan polisi sejak terduga pelaku penembakan tiba di polres Malinau sekitar pukul 15.00 Wita.
“Sementara ini baru 1 orang itu yang kami periksa,†ungkap Kapolres.
Namun belum memastikan jumlah pelaku dan perannya dalam kejadian kemarin. “Biarkan pertugas kepolisian menyelesaikan dulu pemeriksaan. Hasil pemeriksaan akan kami kembangkan. Yang pasti ini adalah tindakan kriminal murni yang akan kami selesaikan secara hukum sampai tuntas,†tegas dia.
Menurut AKBP Wiwin Firta , proses pencarian dilakukan aparat gabungan, Polisi, Brimob dan TNI dari Kodim 0910 dan Yonif 614 Raja Pandita sejak 2 hari lalu hingga Senin (4/9) kemarin.
“Kami berterima kasih pada semua pihak yang telah mendukung upaya penyelesaian masalah ini. Sejak 2 hari lalu mulai dari proses pengamanan hingga pencarian,†ungkap AKBP Wiwin Firta
Sementara proses hukum berjalan, pihak kepolisian terus melakukan pemeriksaan dan pengembangan kasus tersebut.
Kapolres menghimbau seluruh lapisan masyarakat dapat menjaga kondusifitas. Dan, masyaraat diharap tidak menyampaikan pernyataan langsung maupun melalui media sosial, yang provokatif atau menghasut ke arah perpecahan.
“Penembakan terhadap 2 warga Malinau Seberang Abdul Samad dan Udha adalah tindakan kriminal murni. Tidak boleh dikait-kaitkan dengan SARA. Ini betul-betul kriminal murni,†pesan AKBP Wiwin Firta
Ia menegaskan pihaknya akan menyelesaikan persoalan tersebut sesuai hukum secara tegas. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan selalu menahan diri, menjaga kondusifitas agar tidak terjadi keresahan di masyarakat yang nantinya akan mengganggu aktifitas.
“Biarkan kami menyelesaikan persoalan ini sesuai hukum. Jaga kondusifitas. Jangan terpancing dan terprovokasi untuk berbuat anarkis. Kami berterima kasih pada anggota TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda dan seluruh pihak yang telah mendukung kami dalam menyelesaikan masalah ini. Dan telah bersama-sama menjaga keamanan dan kondusifitas,†pungkas Kapolres Malinau AKBP Wiwin Firta
