Setibanya di Malinau Korban Laka Air Langsung Di Bawa Kerumah Sakit Malinau

Muslimin (36), Anak Buah Kapal (ABK) Sanrego, sebuah kapal penambang pasir, yang jatuh dan tenggelam di Muara Bangalun, Malinau, Kalimantan Utara, Senin (29/1/2018) siang akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (1/2/2018).

Demikian disampaikan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Kaltim Kaltara (Kaltimra) Gusti Anwar Mulyadi melalui Kasie Operasi dan Siaga Octavianto.

Dijelaskan Octa, pihaknya telah menerima informasi dari personil relawan ORARI atas nama Priyono yang kebetulan menggunakan Speed Boat reguler dari Malinau tujuan Tarakan.

Priyo menyebutkan bahwa, telah melihat jenazah berjenis kelamin laki–laki di sungai, korban kecelakaan air di Muara Bangun. Mengapung di daerah perairan Rian, Sungai Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara.

Berita terkait: BREAKING NEWS! ABK Jatuh dan Tenggelam di Muara Bangalun

Mendapat laporan tersebut, tidak berselang lama Tim SAR Gabungan lalu bergerak melakukan evakuasi terhadap korban dengan menggunakan RIB menuju Pelabuhan Speed Boat Malinau, untuk kemudian dibawa ke RSUD Malinau dengan menggunakan Ambulance.

“Korban tiba di dermaga pelabuhan Speed Boat Malinau langsung Dibawa ke RSUD Malinau guna keperluan visum, kemudian diserahkan kepada pihak keluarga,” tandas Octavianto.

Akbp Bestari H Harahap SIK MT selaku Kapolres Malinau menuturkan bahwa telah diperintahkan kepada anggota untuk bantu melakukan pencarian terutama personil pos yan Pelabuhan untuk giat mencari korban yang beberapa hari belum diketemukan tersebut.

Menurut Octa, Tim SAR Gabungan yang ambil bagian dalam pencarian korban sejak awal adalah Personil Pos SAR Tarakan, BPBD Malinau, Polres Malinau, Dinas Perhubungan Malinau, RAPI, dan masyarakat setempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *