Home / Polres Malinau / Sat Reskrim Polres Malinau Ungkap Kejahatan Penjambretan

Sat Reskrim Polres Malinau Ungkap Kejahatan Penjambretan

Malinau – Masyarakat Kabupaten Malinau yang sering berjalan di waktu malam hendaknya tidak melintasi jalan-jalan sepi, karena itu akan berpotensi menjadi tempat tindakan kriminal. Salah satunya adalah penjambretan yang terjadi pada 11 Mei pukul 21.00 malam di Desa Kuala Lapang sebelum museum.

Nama korban Klara dan pelaku atas berinisial F. Tersangka ditangkap 5 hari setelah kejadian oleh Satreskrim Malinau atau tepatnya tanggal 16 Mei. Kronologisnya, kata Kapolres Malinau AKBP Agus Nugraha SIK SH MH didampingi Kepala Unit Pidana Umum (Kanis Pidum) Satreskrim Polres Malinau Ipda Aristo Wanatirta S.Tr.K, korban memboceng temannya bernama Pertiwi. Keduanya naik motor dari pusat pemerintahan akan pulang ke Desa Kuala Lapang Kecamatan Malinau Barat.

Selama perjalanan, dia merasa ada yang mengikutinya dari belakang memakai motor. Tapi si korban ini merasa tidak ada apapa. Namun pada saat korban mengambil dan memegang HP serta membalas pesan singkat melalui WA, tiba-tiba pelaku dari kanan melintas dan langsung mengambil atau menyahut Hp yang dipegangnya dengan tangan kiri pelaku dan cara merampasnya.

“Setelah dirampas, kemudian pelaku ini lari. Tapi terus dikejar, namun tidak dapat karena tersangka lari dengan cepat,” ungkap Kapolres Malinau AKBP Agus Nugraha SIK SH MH didampingi Kepala Unit Pidana Umum (Kanit Pidum) Satreskrim Polres Malinau Ipda Aristo Wanatirta S.Tr.K Selasa (25/05/21) siang.

Atas peristiwa tersebut, korban bernama Klara langsung melaporkan kegiatan itu ke Polsek Malinau Barat dan dari laporan itu Polsek Barat mengkoordinasikan ke Polres Malinau. Kemudian pada 16 Mei 2021 lalu atau 5 hari kemudian, setelah dari Satuan Reskrim melakukan pengembangan, tersangka di tangkap di Jalan Poros Sempayang.

Namun HP hasil jambretan dari korban itu disimpannya di lokasi rawa-rawa. “Dari hasil pemeriksaan di Mapolres, korban hanya ingin memiliki hp tersebut dan tersangka tidak mengenali korban,” terangnya. Saat ini, pelakunya masih di tahan di Mapolres Malinau dan saat ini masih sedang dalam proses penyelidikan masuk tahap satu dan untuk kepentingan proses hukum selanjutnya. “Ancaman hukumannya 6 tahun penjara,” tukasnya

About humas4 humas4

Check Also

Polres Malinau Bagikan Daging Qurban Kepada Warga Kurang Mampu Terdampak Covid-19

Hari raya Idul Adha 1442 H, Polres Malinau melaksanakan penyembelihan hewan Qurban. Penyembelihan hewan Qurban …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *