Malinau – Ketua Pakuwaja Kabupaten Malinau menyampaikan apresiasi tinggi terhadap langkah tegas Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam mengamankan oknum penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Nunukan. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk dukungan penuh masyarakat adat terhadap upaya pemberantasan narkotika di Kalimantan Utara.
Menurut Ketua Pakuwaja, tindakan cepat dan transparan Polri membuktikan komitmen aparat penegak hukum untuk menindak pelaku tanpa pandang bulu. “Kami sangat mengapresiasi kerja profesional dan penuh ketegasan dari Polri. Penangkapan ini menjadi bukti bahwa tidak ada toleransi bagi siapapun yang mencoba merusak masa depan generasi muda dengan narkoba,” ujarnya, Kamis (10/7).
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa ancaman narkotika bukan hanya masalah hukum semata, melainkan juga persoalan sosial dan kultural. Masyarakat adat, khususnya pemuda, kerap menjadi target rentan. “Di wilayah perbatasan, kejahatan narkoba bisa menyusup melalui berbagai celah. Kolaborasi antara masyarakat adat dan aparat keamanan mutlak diperlukan untuk mempersempit ruang gerak para bandar,” kata Ketua Pakuwaja.
Langkah Polri ini mendapat dukungan luas dari masyarakat Kalimantan Utara, yang berharap penindakan lebih lanjut dapat menjerat seluruh aktor di balik peredaran narkotika. Dengan komitmen bersama, diharapkan wilayah perbatasan bukan lagi menjadi jalur utama peredaran barang haram, melainkan wilayah yang aman dan produktif bagi kesejahteraan masyarakat.
#AJK
