Kepolisian Resor (Polres) Malinau menggelar kegiatan doa bersama lintas agama serta salat gaib sebagai bentuk rasa belasungkawa dan kepedulian terhadap korban bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Sejumlah bencana seperti banjir besar yang menerjang Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta erupsi Gunung Semeru di Jawa Timur, telah menelan korban jiwa dan menyebabkan kerusakan di banyak daerah, Kamis (04/12).
Kegiatan doa bersama ini digelar sebagai wujud empati dan solidaritas keluarga besar Polres Malinau terhadap masyarakat yang tengah tertimpa musibah. Seluruh personel turut ambil bagian, baik yang sedang bertugas maupun yang sedang tidak bertugas, sebagai bentuk kebersamaan dalam mendoakan para korban.
Bagi personel beragama Islam, rangkaian kegiatan dipusatkan di Masjid Al-Istiqomah di samping Polres Malinau. Acara diawali dengan doa, dilanjutkan dengan salat gaib untuk para korban yang meninggal dunia akibat bencana. Setelah itu, para personel melaksanakan doa bersama memohon ampunan bagi para korban, kesembuhan bagi para korban luka, serta keselamatan bagi warga yang masih berada di daerah terdampak. Doa juga dipanjatkan agar bencana segera berakhir dan kondisi sosial masyarakat dapat pulih seperti sediakala.
Sementara itu, bagi anggota yang beragama Kristen, kegiatan doa bersama dilaksanakan di Aula Rupatama Polres Malinau. Dengan dipimpin oleh rohaniawan, mereka mengangkat doa syafaat bagi para korban bencana, memohon penghiburan bagi keluarga yang berduka, serta memohon perlindungan bagi seluruh masyarakat di wilayah terdampak. Suasana kegiatan berlangsung khidmat, penuh rasa keprihatinan dan ketulusan.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Malinau AKBP Imam Irawan, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan instruksi langsung untuk memperkuat rasa kemanusiaan serta kepedulian di lingkungan Polres Malinau. Menurutnya, kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir memberikan dukungan moral, spiritual, dan sosial kepada masyarakat luas.
“Kami berharap melalui doa bersama lintas agama ini, masyarakat di daerah yang terkena musibah diberikan kekuatan dan ketabahan. Semoga seluruh proses penanganan bencana dapat berjalan lancar, dan situasi segera kembali pulih,” ujarnya.
Kegiatan doa bersama tersebut menjadi pengingat akan pentingnya solidaritas dan persatuan di tengah musibah yang sedang melanda sejumlah daerah di tanah air. Polres Malinau berharap, dengan kebersamaan dalam doa, masyarakat yang terdampak bencana dapat segera bangkit dan kembali menata kehidupan mereka.
