Polres Malinau Terima Tim Psikologi Biro SDM Polda Kaltara, Personel Calon Pemegang Senpi Jalani Pemeriksaan

Malinau – Dalam upaya meningkatkan profesionalisme dan memastikan kesiapan personel dalam pelaksanaan tugas, Polres Malinau menerima kunjungan tim psikologi dan konseling dari Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Kalimantan Utara. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian pembinaan personel, khususnya bagi anggota yang akan atau telah diusulkan sebagai pemegang senjata api (senpi), Senin (6/4).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Rupatama Polres Malinau tersebut diikuti oleh sejumlah personel yang telah memenuhi persyaratan administratif dan kini menjalani tahapan pemeriksaan psikologi sebagai syarat lanjutan. Tim dari Biro SDM Polda Kaltara hadir untuk melakukan asesmen secara langsung guna memastikan kondisi mental dan emosional para personel berada dalam kategori layak.

Dalam pelaksanaannya, para peserta mengikuti serangkaian tahapan tes psikologi yang meliputi evaluasi kepribadian, tingkat kestabilan emosi, kemampuan pengendalian diri, hingga aspek tanggung jawab dalam pengambilan keputusan. Tes ini menjadi bagian krusial dalam proses seleksi, mengingat penggunaan senjata api memiliki risiko tinggi apabila tidak didukung oleh kondisi psikologis yang memadai.

Selain pelaksanaan tes, kegiatan juga diisi dengan sesi konseling yang bertujuan memberikan pemahaman lebih mendalam kepada personel terkait pentingnya kesehatan mental dalam menunjang tugas kepolisian. Dalam sesi ini, para anggota diberikan ruang untuk berdiskusi, menyampaikan kendala yang dihadapi, serta memperoleh arahan langsung dari tim psikologi profesional.

Perwakilan tim dari Biro SDM Polda Kaltara menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga standar operasional prosedur penggunaan senjata api. Tidak hanya aspek keterampilan teknis, namun faktor psikologis juga menjadi perhatian utama agar setiap personel mampu bertindak secara tepat, terukur, dan bertanggung jawab di lapangan.

“Kegiatan pemeriksaan psikologi ini sangat penting untuk memastikan bahwa personel yang memegang senjata api benar-benar siap secara mental. Hal ini demi menghindari potensi penyalahgunaan serta menjaga keselamatan bersama,” ungkap salah satu anggota tim.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, serta tetap mengedepankan prinsip profesionalisme. Seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dengan serius sebagai bentuk tanggung jawab terhadap tugas yang akan diemban.

Melalui kegiatan ini, Polres Malinau berharap seluruh personel calon pemegang senpi dapat memenuhi standar psikologis yang telah ditetapkan. Dengan demikian, pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan secara optimal, humanis, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta mampu memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada masyarakat.

#AJK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *