MALINAU – Dalam upaya mendekatkan diri dengan kalangan pelajar sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap berbagai tantangan di era digital, Wakapolres Malinau KOMPOL Syahrir Bajeng, S.H., di damping Kasat Binmas Polres Malinau IPTU Maruli Gultom dan personel Binmas memberikan edukasi kepada siswa-siswi SMKN 1 Malinau, Selasa (22/9).
Kegiatan tersebut diisi dengan sejumlah materi yang relevan dengan kehidupan pelajar saat ini, mulai dari bahaya judi online, bahaya penyalahgunaan narkoba, cerdas dalam menggunakan media digital, hingga bijak dalam memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI).
Dalam penyampaiannya, Wakapolres Malinau mengingatkan para pelajar untuk memahami dampak dan risiko judi online. Kemudahan akses melalui perangkat digital dapat membuat seseorang terjerumus apabila tidak memiliki kontrol diri dan pemahaman yang baik. Para pelajar juga diajak untuk menggunakan internet dan media sosial untuk hal-hal yang positif serta mendukung pendidikan dan pengembangan diri.
Selain judi online, perhatian juga diberikan terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba. Para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga pergaulan, berani menolak ajakan yang berisiko, serta tidak mencoba narkoba dengan alasan apa pun.
Memasuki era perkembangan teknologi yang semakin pesat, para pelajar juga dibekali pemahaman mengenai cerdas digital. Mereka diimbau untuk lebih kritis dalam menerima informasi, tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menjaga etika dan keamanan dalam beraktivitas di dunia maya.
Tidak kalah penting, penggunaan Artificial Intelligence (AI) turut menjadi bagian dari edukasi. Pelajar didorong untuk memanfaatkan AI sebagai alat bantu belajar dan berkarya secara produktif, namun tetap mengedepankan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, etika, serta tidak menjadikan AI sebagai pengganti proses belajar dan tanggung jawab pribadi.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para pelajar SMKN 1 Malinau semakin memahami berbagai risiko yang ada di lingkungan mereka sekaligus mampu menjadi generasi muda yang cerdas, berkarakter, produktif, dan bijak dalam memanfaatkan teknologi.
Kegiatan edukasi ini juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih dekat antara kepolisian dan pelajar, sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang aman serta mendukung perkembangan generasi muda.
#AJK
