Home / GIAT OPS / 100 Hari Kinerja Kapolri, Publik Pantau Program Persisi

100 Hari Kinerja Kapolri, Publik Pantau Program Persisi

 100 hari kinerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo disorot banyak kalangan. Salah satunya Pengurus Besar Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (PB Inspira).

Menurut Ketua Umum PB Inspira Rizqi Fathul Hakim, sepak terjang Polri di bawah komando Jenderal Listyo Sigit Prabowo patut disorot. Karena masyarakat juga menunggu gebrakan dari mantan kapolri itu.

“Dari mulai dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 27 Januari 2021 lalu, sejumlah kasus yang tidak bisa dianggap kecil berhasil ditanganinya,” ujarnya.

Sederet kasus-kasus tersebut diantaranya adalah menangkap pendiri Pasar Muamalah di Depok, menangkap buron Interpol asal Rusia di Bali, membongkar peredaran uang asing palsu senilai 2,8 Triliun di Banyuwangi, mengungkap ladang ganja 12 hektar di Mandailing Natal, menggagalkan penyelundupan ratusan ribu benur ke Singapura.

Tak hanya itu, Polri juga berhasil menangkap puluhan terduga teroris pasca bom Gereja Makassar, menetapkan tersangka pelaku penistaan agama Josep Paul Zhang seorang youtuber yang mengaku nabi, membongkar investasi illegal EDCCash ratusan milyar rupiah, menangkap penyebar hoax yang meresahkan publik, hingga berhasil mengungkap jaringan narkoba Internasional asal Timur Tengah-Malaysia-Indonesia dengan barang bukti sabu sebanyak 2,5 ton atau senilai Rp 1,2 triliun.

“Pengungkapan penyelundupan 2,5 ton narkoba jenis sabu senilai 1,2 triliun pada 10 April dan 15 April 2021 lalu adalah pengungkapan jaringan narkoba terbesar sepanjang sejarah Polri dan kami sangat mengapresiasi kinerja Kapolri beserta jajarannya,” ungkapnya.

Diketahui, baru-baru ini Posko Presisi memaparkan capaian program unggulan Kapolri dalam kebijakan utama transformasi operasional dengan program peningkatan kinerja penegakan hukum. Dalam 60 hari kerja Kapolri, Polri telah menyelesaikan 1.364 perkara lewat pendekatan restorative justice.

Menurut Rizqi, polisi virtual merupakan salah satu strategi yang diusung oleh Kapolri untuk mempercepat terwujudnya Polri Presisi adalah dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Hadirnya Polisi Virtual yang ditujukan untuk mewujudkan ruang digital Indonesia yang bersih, sehat, dan produktif terbukti membuat Netizen lebih arif dan bijak dalam memanfaatkan ruang digital,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Posko Presisi Brigjen Slamet Uliandi sebelumnya menerangkan bahwa Kapolri Sigit memiliki empat peta jalan transformasi Polri dalam kepemimpinannya, yakni transformasi organisasi, operasional, pelayanan publik, dan pengawasan.

Adapun dalam transformasi organisasi memiliki empat program utama, yakni penataan kelembagaan, perubahan sistem dan metode organisasi, menjadikan SDM Polri yang unggul, serta perubahan teknologi kepolisian modern di era Police 4.0.

About humas4 humas4

Check Also

Oknum Karyawan Perusahaan Batubara Diamankan Sat Narkoba Polres Malinau, Terkait Kepemilikan Sabu.

Malinau – Sat Narkoba Polres Malinau berhasil melakukan pengungkapan Kasus peredaran Narkotika Jenis Sabu yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *