Ketua KKSS Kabupaten Malinau Apresiasi Langkah Tegas Polri Amankan Oknum Polri Terlibat Narkoba di Nunukan

Malinau – Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Malinau Bapak H. Ansar menyampaikan apresiasi atas langkah tegas dan transparan yang dilakukan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menangkap dan mengamankan oknum anggota Polri yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Nunukan.

Menurut Ketua KKSS Malinau, tindakan cepat dan tanpa kompromi dari institusi Polri ini menunjukkan komitmen kuat dalam menegakkan hukum secara adil dan tanpa pandang bulu, termasuk terhadap aparat internal yang terbukti melanggar.

“Kami sangat mengapresiasi ketegasan Polri dalam menyikapi kasus ini. Ini menunjukkan bahwa Polri serius dalam menjaga integritas institusi dan berani bertindak tegas terhadap anggotanya yang melanggar hukum, khususnya dalam kasus narkoba,” ujarnya, Kamis (10/7).

Ia juga menekankan bahwa penyalahgunaan narkotika adalah kejahatan yang sangat merusak, tidak hanya bagi pelaku tetapi juga bagi masyarakat luas, terlebih lagi jika pelakunya adalah penegak hukum. “Keteladanan harus dimulai dari dalam institusi itu sendiri. Kami mendukung penuh tindakan seperti ini agar menjadi contoh dan peringatan keras bagi siapa pun yang mencoba bermain-main dengan narkoba,” tegasnya.

Ketua KKSS juga menyatakan bahwa pihaknya, sebagai bagian dari elemen masyarakat, siap mendukung upaya Polri dalam memerangi narkoba hingga ke akar-akarnya. Ia berharap, langkah ini menjadi awal dari penertiban internal yang lebih luas serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

“Kami percaya, dengan komitmen dan keberanian seperti ini, Polri akan semakin profesional dan dipercaya masyarakat. Kami juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menjaga generasi muda dari bahaya narkoba,” tambahnya.

Kasus penangkapan oknum anggota Polri di Nunukan tersebut menjadi perhatian luas di Kalimantan Utara. Meski menyayangkan adanya aparat yang terlibat, masyarakat menilai tindakan tegas yang diambil merupakan bukti bahwa Polri tidak mentolerir penyimpangan, bahkan dari dalam tubuhnya sendiri.

Langkah ini pun mendapat dukungan luas dari berbagai tokoh masyarakat, adat, dan organisasi kemasyarakatan sebagai bagian dari upaya bersama menciptakan wilayah perbatasan yang aman, bersih dari narkoba, serta menjunjung tinggi supremasi hukum.

#AJK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *